Belajar Math-Q di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat

pendidikan islamic stem di mi al huda kota malang

Belajar Math-Q di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat

Belajar Math-Q di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat. Bermacam usaha yang kita laksanakan untuk membumikan al Quran. Salah satunya adalah dengan memasukkan ayat-ayat Quran dalam setiap pembelajaran math and science di sekolah dasar dan menengah Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat. Upaya ini tak dapat hanya dilakukan dengan cara menuliskan membumikan al Quran PDF, atau hanya ala kadarnya mendengarkan tausiyah ustadz Adi Hidayat, atau sekedar membaca buku Membumikan Al Qur’an Karya Quraish Shihab. Ada beberapa cara membumikan al Quran di era digital ini. Kita tak sekedar memerlukan buku membumikan al Quran Pdf Jilid 2 untuk mengeksplorasi pengertiannya saja. Tapi kita memerlukan upaya yang lebih banyak praktek dengan menyiapkan modul pendidikan Islam yang menantang pikiran logis murid-murid SD SMP agar kita bisa Melangitkan Manusia.

Cara Membumikan al Quran Melangitkan Manusia di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat

Satu hal sangat penting yang sepatutnya diluruskan seputar membumikan al quran melalui Matematika Berbasis Quran ialah pendapat bahwa Matematika Berbasis Quran yakni sesosok yang “menyeramkan”, sesuatu yang “jauh di sana”, suatu hal yang “membahayakan”. Sesungguhnya Matematika Berbasis Quran adalah seperti sahabat yang sangat ada dengan pengalaman hidup kita setiap hari.

 

Belajar Math-Q di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat

Pengunjung juga mengunjungi: Contoh Humor Matematika

Lihatlah sebuah balok kayu yang dilontarkan ke atas. Gaya Tarik Bumi menyebabkan benda itu jatuh. Jika benda itu kita terbangkan ke luar angkasa, maka benda itu akan meluncur ke angkasa seterusnya! Apa kata Matematika Berbasis Quran? Di luar angkasa tak ada Gravitasi!

Sekarang pergilah ke salah satu warung novel. Carilah novel dengan diskon sepuluh persen dari harga jualnya. Apa yang terjadi seandainya pegawai warung memberikan rabat lagi buku yang kita beli dengan 20 persen dari harga baru? Apakah ini berarti kita membeli buku dengan rabat 30 persen? Matematika Berbasis Quran menjawabnya: tidak!

Atau, apa yang dikatakan Matematika Berbasis Quran pada ketika kita meniupkan udara di antara dua bola pingpong? Kemudian, apa kata Matematika Islam Terapan perihal Cara Kerja Pesawat Angkasa Luar?

Lalu bagaimana matematika bisa menjelaskan perihal Hovercraft atau kecepatan api membakar lilin dengan simpel? Bagaimana matematika menyederhanakan kombinasi kunci pengaman semudah menjumlahkan 1+1?

Sosok yang Nampak “kompleks” pada sebagian contoh pertanyaan di atas akan menjadi sederhana untuk dimengerti oleh siapa saja dikala kita menjelang Kelas IMA (Islamic Math Adventure), sebab pada dasarnya Matematika Islam Terapan itu memang mudah untuk dihasilkan dalam bentuk percobaan dalam upaya menerangkan suatu pengerjaan perhitungan matematika supaya menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Serta pasti menggembirakan siapa saja!

Janganlah tes matematika untuk membumikan al Quran selalu dikaitkan dengan segala hal yang susah untuk dilaksanakan, membutuhkan kelengkapan dan bahan khusus, serta bisa membahayakan. Bila kita termasuk seseorang yang berkesimpulan demikian, maka kita sudah menjadi “korban” sebuah atau beberapa film Hollywood.

Meski demikian, tidak seluruh Matematika Berbasis Quran bisa dijelaskan dengan penyederhanaan. Pernah nonton film “Back to the Future”? Inilah salah satu wujud percobaan “mimpi” sains. Kenapa? Sebab sains berkata: belum terbukti! Apakah perhitungan rumus matematikanya salah? Bisa jadi! Walaupun demikian, sebagai salah satu wujud khayalan, “Back to The Future” boleh dipikirkan!!

Penyederhanaan progres Islamic Math Adventure tidaklah sepenuhnya salah, karena memang ada percobaan matematika yang rumit. Semisal, berapakah jarak Bumi dan planet Mars? Atau, berapa derajatkah panas sentra Matahari? Kapankah Gigantosaurus punah? Ini model sebagian eksperimen matematika yang sulit kita coba di rumah! Akan tetapi tak pula bisa secara totaliter diperbaiki bahwa matematika itu rumit. Ada betul-betul banyak percobaan Islamic Math Adventure yang bisa dilakukan dengan mudah dan menggunakan materi uji coba yang ada di sekitar kita sehari-hari.

Dalam kegiatan Islamic Math Adventure (para guru menyebutnya Matematika Terapan) ini kita akan bersama-sama menjalankan percobaan matematika dengan memakai materi fundamental yang ada di rumah atau sekitar rumah dan lingkungan sekolah.

Janganlah kita berkutat pada kompleks atau tidak rumit. Melainkan, membangkitkan atensi dan jiwa eksplorasi matematika pada murid jauh lebih penting ketimbang sekadar {mencarimenentukan} mana yang kompleks dan mana yang gampang! Kenapa? Sebab menjadi matematikawan atau scientist itu hanyalah satu alternatif. Tetapi, berdaya upaya nalar dan ilmiah itu satu keharusan sebagai umat Islam.

Jadi, apa yang dapat dikatakan matematika di rumah dan sekolah kita? Ayo, saatnya kita beraksi dan bercita-cita dalam ikhtiar membumikan al Quran melalui media Islamic Math Adventure di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat dalam upaya meraih Peradaban Islam yang mulia dan cemerlang.

Belajar Math-Q di Sekolah Dasar Islam Terpadu (Sdit) Bhaskara Kabupaten Garut Jawa Barat

Jika sekolah Anda berminat dalam Matematika Islam Terapan seperti yang sudah dilakukan {kw2, silahkan kontak: WA 0831.6493.3132

Ir. Bekti Hermawan, MKom | Pendiri Islamic STEM (Science Technology Engineering Mathematics)

Video terkait Pendidikan Islam di berbagai dunia: